Greenpeace Enggan Sumber Dananya Diaudit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 03 November 2010, 17:08 WIB
Greenpeace Enggan Sumber Dananya Diaudit
RMOL. Greenpeace mengelak disebut mewakili kepentingan perusahaan-perusahaan asing.

Keengganan itu diperlihatkan Juru Kampanye Media Greenpeace Indonesia, Hikmat Suriatanuwijaya, ketika berbicara kepada wartawan di Bakoel Kafe, Jalan Cikini Raya No 25 Jakarta Pusat (Rabu, 3/11). Ia membantah tuduhan yang menyebut Greenpeace dipakai perusahaan asing untuk memojokkan perekonomian Indonesia.

Sumber dana Greenpeace, sebut mantan jurnalis ini, sangat transparan. Berasal dari 3 juta pendonor perorangan dan 30 ribu diantaranya adalah orang Indonesia.

"Ini  upaya mengalihkan isu untuk menggagalkan komitmen Presiden SBY yang akan memoratorium (penghentian sementara) pembukaan lahan baru," sebutnya.

Sebut Hikmat, pihaknya tidak akan surut.

Berbagai kalangan meminta agar sumber dana Greenpeace  diaudit karena diduga dana yang mereka gunakan berasal dari perusahaan-perusahaan luar negeri. [guh]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA