Laode Ida Belum Melihat Gebrakan SBY Selama Satu Tahun Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 20 Oktober 2010, 15:16 WIB
Laode Ida Belum Melihat Gebrakan SBY Selama Satu Tahun Ini
laode ida/ist
RMOL. Setahun setelah menjabat Presiden Indonesia untuk kali yang kedua, Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak melakukan apa pun, khususnya untuk pembangunan daerah.

"Saya belum melihat gebrakan yang dilakukan SBY selama satu tahun ini. Gebrakan untuk daerah tidak ada. Dibiarkan terjadi keamburadulan. Misalnya, banyak tersangka korupsi dibiarkan jadi pejabat di daerah," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Laode Ida dalam diskusi di gedung DPD, Jakarta (Rabu, 20/20).

Selain keamburadulan itu, Laode melanjutkan, pemerintah juga tidak memiliki rencana menjadikan daerah menjadi maju. Menteri sosial Salim Segaf, dia menilai, tidak memiliki peran untuk membangun daerah.

"Paling-paling kerjanya hanya menerima proposal dari daerah saja. Menteri Daerah Tertinggal tidak memikirkan dan berkerja bagaimana daerah supaya jadi daerah yang tidak tertinggal. Bapennas tidak membuat instrumen atau dasar panduan untuk memandu daerah dalam rencana pembangunan daerah secara komprehensif," lanjut senator asal Sulawesi Tenggara ini.

Karena itu, dia menyarankan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merombak kabinet yang ada saat ini. Dia meminta Presiden untuk menempatkan orang-orang profesional di dalam kabinet. Menurutnya, Presiden tak perlu takut untuk melakukan itu karena mendapat dukungan besar dari rakyat saat pemilihan presiden lalu.

"Jangan kalah sama Soeharto. Padahal Soeharto itu sangat lemah dukungan rakyatnya. (Reshuffle) jangan karena pertimbangan politik saja. Sebaiknya Presiden harus berani membuat kabinet profesional dibanding soeharto," demikian Senator yang baru bergabung ke Partai Golkar itu. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA