Presiden Boleh Dikritik, Tapi Tidak untuk Digulingkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 17 Oktober 2010, 22:23 WIB
Presiden Boleh Dikritik, Tapi Tidak untuk Digulingkan
anas urbaningrum/ist

RMOL. Wacana penggulingan terhadap pemerintahan yang sah saat ini, selain membelakangi aspirasi rakyat, yang tercermin lewat hasil Pemilihan Umum, juga melanggar konstitusi.


Demikian dikatakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum pada saat menyampaikan pidato politik di acara Hari Ulang Tahun Partai Demokrat di Istora, Senayan, Jakarta, malam ini (Minggu, 17/10).

"Partai Demokrat berpikiran, bahwa pikiran yang melawan aspirasi rakyat, hasil Pemilu harus disadarkan. Tindakan inkonstitusional harus dilawan, bukan dengan kekerasan, tetapi dengan penegakan hukum yang berlaku dan adil," tegasnya.

Berbeda dengan wacana penggulingan, pemerintah akan mendengar bila yang disampaikan adalah kritik.

"Bahkan kritik yang tajam, cerdas, dan bermutu akan menjadi suplemen, vitamin, dan energi, pemacu bagi perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah," lanjutnya. [zul]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA