"Kita tidak bicara bakal atau bisa. Semuanya mungkin. Apakah hari ini, besok atau pun beberapa hari ke depan. Tetapi artinya satu pemerintahan adalah ajang evaluasi ataupun waktu termin tahapan tertentu harus dilakukan Presiden sendiri tentunya," ujar Ibas.
Hal itu dikatakan pria bernama asli Edi Baskoro Yudhoyono itu kepada wartawan di sela-sela acara perayaan HUT ke-9 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta (Minggu, 17/10).
"Bahwa evaluasi dari kinerja kabinet tetap dilakukan, itu kewenangan Presiden. Kewenangan Pak SBY, kami dari Partai Demokrat tidak bisa mencampuri urusan internal dan juga intervensi kewenangan SBY. Tapi kita menyambut baik bila mana ada evaluasi di kabinet Indonesia bersatu jilid II ini," tambahnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: