"Kehadiran Partai Demokrat sudah menjadi kehendak sejarah. Pertama muncul dapat 7,5 persen (Pemilu 2004). Naik lagi menjadi 20 persen lebih (Pemilu 2009)," ujar Ahmad Mubarok kepada wartawan di sela-sela acara perayaan HUT ke 9 Partai Demokrat di Istora Senayan, Jakarta (Minggu, 17/10).
Memasuki usia yang kesembilan tahun ini, tambah mantan Wakil Ketua Umum partai berlambang bintang mercy ini, Partai Demokrat ingin meningkatkan kedewasaan sehingga bisa mengubah jalan sejarah.
"Sehingga politiknya bermartabat. Kalau belajar pada pendiri negeri, yang mengatakakan atas berkah rahmat Tuhan dan keinginan yang luhur rakyat bisa merdeka, maka sebenarnya kalau rahmat Allah itu datang, persoalan yang susah akan jadi mudah yang beku akan jadi cair," ujar Gurubesar Universitas Islam Negeri Jakarta ini.
Namun problemnya sekarang menurutnya, sedang terjadi defisit orang yang punya keinginan luhur. Karena itu, carut marut terjadi di negeri ini. "Partai Demokrat ingin mempelopori politik bermartabat yang membangun infrastruktur agar supaya dekat dengan rahmat Allah," jelasnya.
Defisit kelompok yang punya keinginan luhur itu terjadi di bidang apa saja?"Di seluruh lini. Di lingkungan partai politik, pengamat, intelektual. Mereka memang krtitis, tapi kritisnya kebanyakan hiperkritis," demikian Mubarok.
[zul]
BERITA TERKAIT: