Mayat itu diduga Muhammad Yusuf (28), warga Belawan bagian dari kelompok teroris yang merampok Bank CIMB Niaga, Medan dan pelaku penyerangan Polsek Hamparan Perak.
Irjen (Pol) Iskandar Hasan di Gedung Kemennaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (7/10) menjelaskan polisi masih melakukan pemeriksaan serius terhadap mayat itu.
"Satu yang sudah kita temukan dalam kondisi mati. Sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Medan dalam keadaan membusuk," ujar Iskandar.
Masih menurut Iskandar, polisi belum mengetahui penyebab pasti kematian teroris itu.
"Apakah mati karena tenggelam karena tidak bisa berenang atau penyebab lain. Jadi sedang kita otopsi," lanjutnya.
Ketika ditemukan, terselip pisau yang diikat di pinggang mayat. Di kepalanya ditemukan empat bekas luka tembakan, dan di saku celananya ada uang Rp 570.000.
[arp]
BERITA TERKAIT: