"Kami akan pertanyakan kasus apa saja sih yang jadi prioritas KPK. Karena kami melihat, KPK sama saja kerjanya dengan Kejaksaan dan Kepolisian. Sementara KPK sifanya sebenarnya menjadi
trigger bagi Kejaksaan dan Kepolisian dalam memberantas korupsi," ujar anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding kepada
Rakyat Merdeka Online (Kamis, 7/10).
Hal itu dikatakan politisi Hanura ini terkait apa saja yang akan dibicarakan Komisi III DPR dan KPK dalam pertemuan yang akan digelar pagi ini pukul 10.00 WIB di gedung DPR, Jakarta.
Selain itu, masih kata Sudding, pihaknya juga akan menanyakan kinerja lembaga
super body itu selama ini. Persoalan status dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan penyalahgunaan juga akan menjadi pertanyaan yang akan dijawab pimpinan KPK dalam pertemuan nanti.
"Kami juga mempertanyakan SOP yang digunakan KPK dalam menangani kasus di KPK. Karena terkadang, ketika melakukan suatu tindakan, KPK melanggar hukum acara. Seperti, apa yang dijadikan dasar (menetapkan) seseorang jadi tersangka. Selama ini kami belum tahu," imbuhnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: