Sri Mulyani dinilai lamban dalam menyiapkan diri untuk bertarung pada ajang pemilihan presiden 2014 mendatang bila "kampanyenya" dimulai dari sekarang
"Saya kira Sri Mulyani itu sudah termasuk lambat kalau mempersiapkan diri dari sekarang," ujar pengamat politik dari The Indonesian Institute Abdul Rohim Ghazali kepada
Rakyat Merdeka Online (Minggu, 3/10).
Mantan wakil sekjen DPP PAN ini mengatakan untuk menjadi seorang presiden atau calon wakul presiden itu perlu persiapan yang panjang. Rohim mencontohkan persiapan yang dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono pada saat pemilihan presiden 2004 dan Prabowo Subianto pada 2009.
"Dulu kasus SBY pun tidak muncul secara tiba-tiba. SBY itu sudah muncul namanya pada saat pemilihan wakil presiden bersaing dengan Hamzah Haz, pasca reformasi setelah Gus Dur turun. Tapi waktu itu dia kalah dengan Hamzah Haz, kalah suara," ungkapnya.
"Orang seperti Prabowo Subianto itu juga sudah menyiapkan diri sebelum dia digandeng oleh Megawati," tambahnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: