Untuk itu, Ruhut meminta rekan-rekannya di Komisi III sebaiknya menyerahkan penuh soal calon nama pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri kepada presiden.
"Waktu aku kampanye Pilkada, aku dengar ada dua calon Kapolri. Dua-duanya baik biarlah kami di komisi III yang memutuskan. Bah mau pingsan aku mendengarnya. Ini apa urusannya," ucap Ruhut yang juga Juru Bicara Partai Demokrat menanggapi pernyataan kalangan Komisi III soal nama calon Kapolri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/9).
Meski diakuinya, Kapolri baru memang harus mendapat persetujuan Dewan. Namun setidaknya hal ini tidak perlu dipolitisasi. Apalagi belum ada satu nama pun di tangan DPR.
"Bukan apa-apa, kita seharusnya setuju dengan ide bagus," tukas dia.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: