Karena para politisi sendiri sudah banyak memberikan catatan baik kepada Komjen Nanan Sukarna maupun kepada Komjen Imam Sudjarwo. Selain itu juga, Presiden perlu mendengarkan penilaian dari internal Kepolisian.
"Penting bagi Presiden untuk dapat masukan tentang
track record, mendengarkan para politisi terutama yang perlu diingatkan keinginan publik dan internal di tubuh Polri sendiri secara kelembagaan," ujar politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Selasa, 28/9).
Wakil Ketua DPR ini sendiri melihat, dari dua calon yang ada saat ini, sama-sama memiliki
track record yang sangat jelas. Dari itu menurutnya, mestinya Presiden mudah untuk mengetahui kredibiltas,
leadership, rekam jejak, termasuk hal-hal yang mencurigakan dari kedua calon.
Kalau memang ada hal-hal yang mencurigakan dari kedua calon itu, misalnya soal ketelibatan dalam kasus korupsi, dia menyarankan sebaiknya Presiden SBY mengklarifikasi ke KPK atau PPATK
"Kalau ada, Presiden dapat dengan gampang memerintahkan KPK maupun PPATK untuk menyelidiki itu," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: