JAKSA AGUNG ILEGAL

Istana: Mungkin Pengganti Hendarman Dilantik bersama Kapolri Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 22 September 2010, 16:45 WIB
Istana: Mungkin Pengganti Hendarman Dilantik bersama Kapolri Baru
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum tahu soal keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa Hendarman Supandji saat ini tidak lagi sah menjabat Jaksa Agung.

"Belum tahu juga. Ini kan lagi cari tahu seperti apa. Tapi kalau tidak salah, Pak Denny yang mengikutinya," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Informasi Heru Lelono saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 22/9).

Soal Presiden harus mencari pengganti Hendarman Supandji hari ini juga, Heru merasa keputusan tepatnya tidak seperti itu.

"Saya memang belum baca persis keputusan MK. Tapi saya kok yakin keputusannya bukan seperti itu. Masak MK memerintahkan Presiden," ujarnya sambil tertawa.

Meski demikian, sesuai dengan janji Presiden, Heru memastikan jaksa agung pengganti Hendarman Supandji akan segera ditentukan. Bahkan, kata Heru, kalau bisa Presiden akan melantik Jaksa Agung bersama dengan Kapolri baru.

"Itu kan sudah diumumkan. Tapi mungkin bisa saja, saat ini Jaksa Agung (Hendarman Supandji) sudah tidak bisa lagi mengambil keputusan, sampai ada Jaksa Agung baru. Kejaksaan itu kan organisasi, bukan hanya satu orang. Ada Jampidsus, Jampidum," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA