"Ini memang permintaan yang cukup rasional dan patut disampaikan," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti kepada
Rakyat merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 14/9).
Setidaknya ada empat alasan kenapa Golkar wajar mendesak KPK segera beraksi. Pertama, beber Ray, dalam kasus tersebut, negara rugi dalam jumlah yang sangat besar, yaitu lebih dari Rp 6 triliun. Kedua, bobot pelakunya yang menohok elit kekuasaan, salah satunya Wakil Presiden Boediono. Ketiga, dari segi aspek politik, kasus Bank Century sudah ditetapkan DPR sebagai kebijakan yang bermasalah.
"Sedangkan keempat, dari bukti-bukti yang ada, kita semua memang layak bertanya-tanya, mengapa hingga sampai sekarang KPK tidak juga menetapkan status hukum (kasus
bailout) Bank Century dan malah sibuk mengurusi korupsi pejabat kecamatan," sebut Ray.
"Jadi bila Golkar kembali mengingatkan hal ini, wajar dan tidak berbihan bahkan sudah sepatutnya," kata Ray lagi.
Namun, Ray berharap Golkar tidak menjadikan kasus Bank Century sebagai alat tawar-menawar politik, khususnya dalam menghadapi isu rencana
reshuffle kabinet yang geliatnya semakin kelihatan.
"Amat disayangkan bila kasus Bank Century pada akhirya hanya jadi alat
bargaining. Golkar ditantang tunjukkan keseriusan," tegas Ray.
[zul]
BERITA TERKAIT: