"Kami akan melihat komitmen, keberanian dan keseriusan mereka dalam mengusut kasus-kasus besar ada di KPK yang mengarah pada jantung ke kekuasaan. Karena saat ini tidak jelas juntrungannya," ujar Wakil Ketua Fraksi Hanura Syarifuddin Sudding kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 29/8).
Kasus yang mengarah ke jantung kekuasaan yang dimaksud anggota Komisi III DPR ini adalah penyelesaian kasus
bailot Bank Century. Karena sejauh ini, ungkapnya, tidak progress dari apa yang dilakukan KPK dalam menuntaskan kasus yang telah merugikan negara sebesar Rp 7,6 miliar itu.
"Mau tidak mereka menandatangani fakta integritas, berjanji dalam 2 atau 3 bulan ke depan, kasus ini sudah ada peningkatan status, dari penyelidikan ke penyidikan dan menetapkan tersangka. Kalau mereka tidak mau, ya kami akan tolak keduanya," tegas Sudding.
Sudding mengakui saat ini banyak penyelesaian kasus korupsi yang mendapat sorotan dari masyarakat. Tapi, menurutnya, yang paling mencolok di antara semua kasus itu adalah kasus Bank Century.
"Ini sudah diputuskan secara politik oleh DPR. Kalau KPK tidak menindaklanjutinya, sia-sia lah kerjaan Pansus selama berbulan-bulan dan uang negara yang telah banyak dihamburkan. DPR sudah selayaknya merasa terhina," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: