Adalah LSM Setara Institute yang menggugat rencana Pemprov DKI Jakarta itu. Tak tanggung-tanggung, Setara mendesak DPRD DKI Jakarta memberikan peringatan kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk tidak melibatkan elemen di luar negara yang nyata-nyata sering melakukan kekerasan atas nama agama.
Hal itu dikatakan aktivis Setara Institute, Ismail Hasani dalam keterangan pers yang diterima
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 4/8).
Selain itu, Ismail menambahkan, Setara Institute juga meminta aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Kepolisian untuk bertindak tegas terhadap ormas yang seringkali bertindak anarkis. Penegak hukum, lanjutnya, seharusnya tidak terpengaruh dengan ulah Pemprov DKI Jakarta tersebut.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: