Cara Main Messi Planga-plongo

Selasa, 23 Juni 2026, 15:08 WIB
Cara Main Messi Planga-plongo
Kapten Timnas Argentina Lionel Messi. (Foto: X @brfootball)
LAGI-lagi urusan sepak bola dunia berujung pada satu nama yang membuat hukum logika pensiun dini, Lionel Messi.

Entah bagaimana menjelaskannya. Sepanjang pertandingan melawan Austria yang saat ini berada di peringkat 24 FIFA, Messi terlihat seperti orang yang sedang jalan santai di taman kota sambil memikirkan menu makan malam. 

Tidak terburu-buru, tidak panik, lebih banyak berjalan dari berlari. Bahasa politiknya, suka planga-plongo. 

Namun ketika peluit hampir selesai bekerja, papan skor kembali menunjukkan kenyataan pahit bagi lawan, dua gol Argentina, dua-duanya dicetak Messi.

Sampai titik ini, koleksi gol sang Messiah sudah mencapai lima. Jumlah yang cukup untuk membuat para bek lawan mulai mempertimbangkan pindah profesi menjadi peternak lele.

Sebagai juara bertahan, Argentina memulai laga dengan santai. Santai sekali. Santai tingkat dewa. 

Kalau ada alat pengukur ketenangan, mungkin jarumnya sudah patah. Namun para pendukung Tango tidak pernah kehilangan keyakinan. Aura kemenangan sudah terasa sejak bus tim masih mencari tempat parkir.

Di sisi lain, fans Austria juga tidak gentar. Mereka tetap berteriak, bernyanyi, dan mendukung tim kesayangan mereka. Sebab dalam sepak bola, harapan itu gratis. Yang mahal biasanya terapi setelah menghadapi Messi.

Baru menit ke-9, Argentina mendapatkan hadiah penalti. Stadion langsung bersiap menyaksikan ritual rutin, Messi mencetak gol.

Ternyata tidak. Sang GOAT malah mengirim bola melenceng ke kanan gawang. Seisi stadion sempat bingung. Sebagian pendukung Austria mulai tersenyum. Sebagian netizen sudah menyiapkan status, "Messi washed."

Sayangnya mereka lupa satu hal penting. Messi itu seperti sinetron yang episode terakhirnya selalu bikin tokoh antagonis menangis.

Setelah sempat dicemooh, Messi tetap tenang. Wajahnya tidak berubah. Seolah-olah kegagalan penalti tadi hanyalah iklan sebelum acara utama dimulai.

Benar saja. Menit ke-38, umpan matang dari Medina datang seperti kiriman paket kilat. Messi menyambutnya dengan kaki kiri kesayangannya. Bola meluncur manis ke pojok gawang yang dijaga Alexander Schlager.

Gol. Austria langsung mengalami gangguan cuaca lokal.

Pendukung Argentina di seluruh dunia bersorak begitu keras hingga diduga menyebabkan rotasi bumi melambat 0,0000001 detik. 

Sementara itu, menurut sumber yang tidak bisa diverifikasi, sekelompok alien yang sedang ngopi di Mars sampai menumpahkan cangkirnya.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Pelatih Austria, Ralf Rangnick, kabarnya memberikan tausiyah sepak bola di ruang ganti. "Tenang. Jaga Messi. Jangan kasih ruang." Seluruh pemain menjawab serempak. "Siap, bos!"

Di ruang sebelah, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga memberi arahan. "Messi, tambah lagi satu gol. Habis itu ngopi."

Babak kedua berlangsung lebih panas. Austria berusaha bangkit. Wajar saja. Masa negara kaya kalah dari negara yang sedang akrab dengan krisis ekonomi? Harga diri harus diperjuangkan.

Pergantian pemain dilakukan kedua tim. Intensitas meningkat. Benturan demi benturan terjadi. Kartu kuning beterbangan seperti brosur diskon di depan pusat perbelanjaan.

Austria terus menekan. Argentina terus bertahan sambil sesekali menyerang. Lalu tibalah menit 90+5. Saat sebagian penonton sudah mencari posisi nyaman untuk pulang, Messi justru membuka toko.

Dikepung banyak pemain Austria, ruang geraknya nyaris tidak ada. Dalam situasi yang bagi manusia biasa terlihat mustahil, Messi kembali menggunakan kaki kirinya. Gol. Lagi.

Schlager hanya bisa melihat bola masuk sambil mempertanyakan keputusan hidup yang membawanya ke pertandingan ini. Skor berubah menjadi 2-0. Peluit panjang berbunyi.

Austria tumbang. Argentina menang. Messi memborong seluruh gol seperti Kejagung memborong tiga pentolan BGN.

Hasil ini memastikan Argentina lolos ke babak berikutnya sekaligus memuncaki Grup J. Austria tetap berada di posisi kedua, sementara laga Jordania melawan Aljazair bahkan belum dimainkan.

Laga lainnya, Prancis udah unggul 1-0 atas Irak. Sebelumnya, Mesir menghajar Selandia Baru, 3-1. 

“Bang Dodo nonton ndak ya, Bang?”

“Beliau mungkin lagi seruput Koptagul, wak.” Upsrmol news logo article

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA