Jangan Politisir Pernyataan Pemuka Lintas Agama

Minggu, 23 Januari 2011, 19:13 WIB
<i>Jangan Politisir Pernyataan Pemuka Lintas Agama</i>
sby/ist
RMOL. Pernyataan sikap sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama yang membeberkan 18 kebohongan rezim SBY, 9 merupakan kebohongan lama dan 9 kebohongan baru pemerintahan SBY-Boediono diharapkan tidak diartikan sebagai gerakan politik untuk menjatuhkan.

Selain itu, elit politik juga diharapkan tidak mempolitisir pernyataan itu untuk semakin menyudutkan pemerintah demi kepentingan politiknya. Elit politik jangan ada yang membenturkan pemuka agama dengan pemerintah.

Namun, yang perlu ditegaskan, para pemuka agama harusnya melakukan tabayun atau meminta penjelasan, jika memiliki informasi yang mengganjal dalam hatinya. Ini lebih baik daripada mengajak umat untuk menentang pemimpinnya.

Peran pemuka agama sebagai penuntun, diharapkan dapat turut aktif dalam memberikan pemahamam akan konsep berpikir untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan. Pemuka agama adalah penjaga moral umat.

Andai setiap pemuka agama mampu menjaga masing-masing umatnya, tentu kehidupan ini bakal bergerak ke arah yang semakin baik.

Heru Wicaksono

Jalan Raya Lenteng Agung No.32
Jakarta Selatan


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA