Prabowo Acungkan Telunjuk ke Purbaya: Usut Bea Cukai!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 14 Agustus 2026, 11:58 WIB
Prabowo Acungkan Telunjuk ke Purbaya: Usut Bea Cukai!
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di Sidang Tahunan MPR/DPD/DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: Setpres)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto kembali memberikan teguran keras dan instruksi menohok kepada jajaran kementerian serta lembaga penegak hukum terkait masih maraknya praktik penyimpangan dan penyelundupan di Tanah Air.

Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen hari ini, Kepala Negara meminta evaluasi dan pengusutan mendalam terhadap kinerja aparat di lapangan.

Di hadapan ratusan anggota MPR, DPR, DPD, serta para pejabat tinggi negara, Presiden Prabowo secara blak-blakan menyentil instansi Kementerian Keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, hingga Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"Menteri Keuangan, usut Bea Cukai juga!" tegas Prabowo sembari mengacungkan jarinya yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para peserta sidang, Jumat, 14 Agustus 2026.

Di seberang podium Presiden, tampak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersenyum tipis. Duduk diapit Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Purbaya memperlihatkan gestur tak biasa, tangan kiri mengelus-elus ujung pegangan kursi duduk.

Sorotan Kepala Negara tidak berhenti pada kasus dugaan korupsi Ditjen Bea Cukai, Mantan Danjen Kopassus tersebut juga mengarahkan sorotannya kepada jajaran penjaga lautan Nusantara, Bakamla, agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

"Bakamla! Tugasmu menjaga itu penyelundupan. Kenapa masih banyak penyelundupan di situ?" cecar Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa penindakan tegas tidak boleh pandang bulu, sekalipun pelanggaran tersebut melibatkan oknum atau bawahan sendiri di lingkungan instansi pemerintah maupun aparat keamanan.

"Saudara-saudara, kita bukan justru menentang mereka yang terbaik. Mereka itu anak-anak kita. Tapi harus kita berani tegakkan kebenaran!" ujarnya dengan nada berapi-api.

Presiden mengingatkan seluruh jajaran pejabat dan aparat penegak hukum bahwa masyarakat Indonesia saat ini sudah semakin kritis dan cerdas dalam memantau kinerja pemerintah. Masyarakat tidak bisa lagi dibohongi oleh praktik-praktik penyimpangan birokrasi.

"Rakyat kita tidak mau terima ketidakadilan, tidak mau melihat lagi penyelewengan. Mereka bukan bodoh, mereka pintar! Orang yang paling rendah, paling tidak berdaya pun, sudah punya gadget semua!" cetus Presiden Prabowo disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA