Dalam acara yang dihadiri keluarga besar Sekretariat Kabinet tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pidato yang mengenang perjalanan kariernya bersama Pramono Anung hingga membuat mantan atasannya itu tak kuasa menahan air mata.
"Beliau tidak tahu seluruh pegawai menyambut Bapak datang ke sini. Kita semua bangga, alumni Sekretariat Kabinet menjadi kepala daerah," ujar Teddy dikutip Selasa 28 Juli 2026.
Teddy kemudian mengenang awal pertemuannya dengan Pramono sekitar 10 tahun lalu ketika dirinya masih bertugas sebagai perwira muda yang mengantarkan berkas saat Pramono Anung menjabat Sekretaris Kabinet.
"10 tahun lalu saya bertemu Pak Seskab Pramono Anung. Pekerjaan saya saat itu hanya mengantar-antar berkas. Orang bahkan tidak tahu nama saya, paling hanya melihat dari name tag," tuturnya.
Menurut Teddy, perhatian Pramono kepada setiap pegawai, tanpa memandang jabatan, menjadi pengalaman yang tidak pernah dilupakannya.
"Beliau, di mana pun saya berada, tahu nama saya. Padahal saya pegawai kecil saat itu. Diketahui namanya saja, senangnya bukan main," katanya.
Ia juga mengungkapkan pesan yang masih terus diingat hingga sekarang. Saat itu, Pramono memanggilnya dengan sapaan akrab "Ted" dan memberikan nasihat yang menjadi pegangan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
"Saya ingat sekali, Pak. Waktu itu Bapak panggil saya, 'Ted'. Saya masih letnan kecil, masih mengantar berkas. Bapak bilang, 'Ted, kamu beruntung sekali bisa di sini, manfaatkan itu. Kalau bisa bantu orang, bantu orang. Dipercaya Presiden itu sulit dan kamu punya kemampuan untuk itu, jadi manfaatkan'," kenang Teddy.
Menurut Teddy, perhatian Pramono tidak berhenti ketika dirinya masih menjadi bawahan, tetapi terus terjaga hingga kini.
"Saya ingat betul. Kebaikan dan perhatian beliau diberikan kepada pegawai bukan hanya karena saat itu menjadi pegawai saja, tetapi setelahnya tetap dirawat dan dipelihara. Sehingga sangat tepat beliau menjadi Gubernur DKI Jakarta saat ini," ujarnya.
Pidato Teddy tersebut membuat Pramono Anung tampak terharu. Saat memberikan sambutan, Pramono mengaku tidak menyangka akan mendapat sambutan seperti itu dan mengaku baru kembali menitikkan air mata setelah dua tahun.
"Saya terus terang surprise dan ini mungkin saya nangis pertama kali setelah dua tahun lalu," kata Pramono.
Ia mengaku sangat tersentuh dengan sambutan keluarga besar Sekretariat Kabinet dan menyampaikan rasa terima kasih atas penghormatan yang diberikan kepadanya.
"Saya terima kasih dan ini sebuah kehormatan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: