Berdasarkan pantauan
RMOL, pejabat yang telah tiba di Istana sejak pukul 13.00 WIB antara lain Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, serta Kepala BP BUMN Donny Oskaria.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan dirinya diundang Presiden Prabowo Subianto untuk mengikuti rapat terbatas (ratas) yang membahas sejumlah isu terkait industri tekstil dan sepatu.
"Ya, kami mendapat undangan dari Bapak Presiden pada siang hari ini untuk rapat berkaitan dengan industri tekstil ya, dan juga industri sepatu. Jadi kita dengan nanti dengan Pak Menko dan juga dengan beberapa menteri akan mendiskusikan berbagai isu, dan tentu kami diundang terkait dengan riset dan inovasi apa yang bisa menunjang untuk penguatan industri tekstil," kata Arif.
BRIN disebut akan memaparkan sejumlah inovasi yang telah dimiliki, termasuk teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memproduksi kain organik.
"Memang ada sejumlah inovasi yang sudah dimiliki oleh BRIN nanti akan kami paparkan ya, dan kemudian baik mesin yang bisa digunakan oleh UMKM untuk bisa membuat sejumlah kain ya, kain-kain organik. Kain yang berasal dari limbah daun nanas ya, yang nanti akan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM," ujarnya.
Selain pengembangan material berbasis limbah daun nanas, Arif mengatakan BRIN memiliki sejumlah inovasi lain yang berkaitan dengan industri tekstil, mulai dari pengolahan limbah hingga penciptaan material baru.
"Saya kira ini inovasi ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan industri tekstil kita," tandasnya.
BERITA TERKAIT: