Acara ini dijadwalkan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto serta sejumlah pimpinan partai politik sahabat.
Sekretaris Organizing Committee (OC) Harlah ke-28 PKB, Rivqy Abdul Halim, mengatakan rangkaian peringatan Harlah tahun ini mengusung tema "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi."
Harlah ke-28 menjadi momentum bagi PKB untuk menegaskan arah baru perjuangan partai dalam mengawal amanat konstitusi melalui penguatan ekonomi rakyat, pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan demokrasi dan kebangsaan.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi tonggak transformasi organisasi PKB menuju partai yang semakin modern, profesional, dan adaptif.
Transformasi itu diwujudkan melalui digitalisasi tata kelola organisasi, penguatan kaderisasi berjenjang, pengembangan Akademi Politik Bangsa (AKPOLBANG), regenerasi kepemimpinan, hingga peningkatan kapasitas seluruh struktur partai dari tingkat pusat sampai desa.
Selain itu, PKB juga menegaskan komitmennya sebagai Partai Hijau (Green Party) yang mendorong pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Rahmatan lil 'Alamin yang menjadi pijakan perjuangan partai.
Melalui tema "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi", PKB menegaskan komitmennya untuk menghadirkan politik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kader, mengawal pembangunan nasional, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
BERITA TERKAIT: