Pemerintah, dikatakan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan terus mendukung pengembangan ekosistem transportasi daring, termasuk percepatan elektrifikasi kendaraan.
Hal itu disampaikan AHY saat menghadiri Peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Sasono Adiguno, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
"Pertemuan ini selamanya akan saya ingat di tengah para pejuang nafkah, pejuang keluarga, dan penggerak ekonomi kita. Ini luar biasa karena bapak dan ibu semua adalah tulang punggung," ujar AHY dalam keterangan tertulis, Selasa 30 Juni 2026.
AHY juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku industri angkutan umum berbasis aplikasi yang dinilai telah membuka lapangan kerja, menciptakan sumber penghasilan bagi masyarakat, serta membantu memperlancar mobilitas orang maupun barang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat itu memberikan apresiasi atas komitmen Grab Indonesia dalam mempercepat elektrifikasi armada kendaraan operasionalnya.
Menurutnya, jumlah armada listrik Grab menunjukkan peningkatan signifikan.
"Tahun lalu itu 14.000 kendaraan listrik, Juni tahun ini 28.000. Mudah-mudahan akhir tahun bisa tembus sampai dengan 42.000. Kita dukung penuh upaya Grab Indonesia ini," ujarnya.
AHY menegaskan pemerintah akan terus membangun ekosistem kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan yang mendukung industri nasional. Dukungan itu mencakup pemberian insentif pajak, insentif bagi investor, hingga pengembangan industri baterai, mobil nasional, dan sepeda motor listrik.
Selain itu, pemerintah juga terus memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) agar masyarakat semakin nyaman beralih menggunakan kendaraan listrik.
"Penambahan titik SPKLU menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik," pungkasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: