Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris menduga ada keterlibatan petinggi BGN, selain Dadan Hindayana dan dua wakilnya, Sony Sanjaya serta Lodewyk Pusung.
"Jadi saya rasa masih ada banyak pegawai di internal BGN yang terlibat," kata Charles kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.
Menurut Legislator PDIP ini, kasus SPPG fiktif tergolong pelanggaran berat dalam program MBG.
Berkenaan dengan itu, Charles meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas temuan tersebut.
"Jadi saya mendukung penuh pihak aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan untuk membuka kasus ini secara terang benderang," kata Charles.
Sebelumnya, sebanyak 100 titik SPPG di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, diduga fiktif.
Temuan tersebut disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya.
"Ada yang lokasinya di tengah hutan, di tengah persawahan, bahkan ada yang di tengah kuburan," kata Ammy.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: