Stabilitas Ekonomi jadi Tuntutan Utama Mahasiswa ke DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 19 Juni 2026, 23:05 WIB
Stabilitas Ekonomi jadi Tuntutan Utama Mahasiswa ke DPR
Ketua Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Dhenni Ribowo (tengah) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
rmol news logo Stabilitas ekonomi menjadi tuntutan utama dalam audiensi bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.

Mahasiswa meminta DPR mengawal kebijakan pemerintah agar harga bahan pokok dan pasokan BBM subsidi tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Ketua Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dheni Ribowo mengatakan, mayoritas aspirasi yang disampaikan kepada DPR ditujukan kepada pemerintah sebagai pihak yang berwenang menetapkan kebijakan. Menurutnya, persoalan ekonomi menjadi isu yang paling mendesak karena berdampak langsung terhadap masyarakat.

"Tuntutan pertama kami sampaikan bahwasannya menjaga stabilitas ekonomi, baik itu dari kebijakan fiskal maupun moneternya, serta kestabilan harga bahan pokok dan juga BBM. Itu yang menjadi concern utama kami," kata Dheni usai audiensi.

Ia menuturkan, kelangkaan BBM subsidi yang terjadi di sejumlah daerah berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Karena itu, mahasiswa meminta pemerintah segera merealisasikan komitmen yang telah disampaikan dalam audiensi.

"Kelangkaan BBM subsidi ini sebenarnya efek domino terhadap bahan pokok dan lain-lain. Tadi pihak eksekutif sudah berkomitmen kepada kita. Kalau tidak dipenuhi janjinya, ya pasti gelombang-gelombang perjuangan seperti ini akan muncul," ujarnya.

Dheni berharap DPR dapat menjalankan fungsi pengawasannya dengan menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah agar persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar tidak berlarut-larut.

"Harapannya, pemerintah dan khususnya Dewan Perwakilan Rakyat, bisa menjadi penyambung lidah kami untuk menyampaikan bahwa isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Kalau masyarakat sudah lapar, emosi, pasti pemerintah yang kena," tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan pimpinan DPR langsung berkomunikasi dengan pemerintah selama audiensi berlangsung. Menurutnya, seluruh pihak berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan politik nasional karena keduanya saling berkaitan.

"Semua berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan politik secara nasional karena stabilitas politik dan ekonomi bisa berdampak terhadap banyak faktor. Ini juga menjadi salah satu tuntutan dari teman-teman mahasiswa," kata Saan.rmol news logo article


FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA