Pantauan
RMOL di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, ribuan mahasiswa memadati ruas Jalan Gatot Subroto di depan kompleks parlemen hingga menyebabkan akses kendaraan dari arah Semanggi menuju Slipi tidak dapat dilalui.
Sejumlah petugas kepolisian tampak melakukan rekayasa lalu lintas dan membentuk barikade pengamanan di sekitar lokasi aksi.
Dari arah Semanggi menuju Slipi, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda. Sementara Jalan Tol Dalam Kota masih tetap bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih.
Di sisi lain, massa aksi berasal dari berbagai elemen mahasiswa, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), Universitas Mercu Buana, Universitas Trisakti, dan Universitas Esa Unggul.
Hingga sore hari, massa masih bertahan di depan Gedung DPR sambil menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Dalam aksinya, para mahasiswa menyuarakan penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM serta mengkritik sejumlah program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Program yang menjadi sorotan antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Selain itu, mahasiswa juga menyoroti kenaikan harga bahan pokok dan pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai semakin membebani masyarakat.
BERITA TERKAIT: