Dalam Diskusi Publik dan Deklarasi Sobat Digital di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Cak Imin mengaku pernyataannya merupakan bagian dari fungsi partai dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.
“(Acara) Ini live streaming ya. Soalnya kalau live saya diingatkan oleh sekjen harus hati-hati. Saya kalau dikasih tahu live semakin tidak cerdas saya,” ujarnya, disambut tawa peserta, Selasa, 21 April 2026.
Ia lantas menyinggung viralnya pernyataan tersebut yang justru berujung polemik. Padahal, ia mengaku telah bertekad menghindari konflik sejak Idulfitri lalu.
“Saya di Ramadan kemarin, Idulfitri sudah nekat, bismillah pokoknya sejak Idulfitri ini saya bertekad tidak punya musuh lagi dalam hidup saya,” katanya.
Namun, realitas di lapangan justru berbanding terbalik dengan niat tersebut.
“Kemarin halal bihalal malah tambah musuh, viral. Tapi saya menjalankan fungsi partai. Fungsi partai menyerap aspirasi dan menyampaikan aspirasi itu,” tegasnya.
Meski menuai kontroversi, Cak Imin menegaskan bahwa langkahnya tetap berada dalam koridor perjuangan politik partai.
“Jadi insyaallah jalan perjuangan,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: