Keputusan tersebut diambil atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
"Pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun. Artinya flat, masih pakai harga sekarang," kata Bahlil dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 31 Maret 2026.
Dengan demikian, harga Pertalite dipastikan tetap Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter di tengah gejolak harga minyak global imbas konflik antara Iran, dan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Sementara untuk BBM nonsubsidi, Bahlil juga menegaskan belum ada perubahan harga. Menurutnya, pemerintah bersama Pertamina dan badan usaha swasta penyalur BBM masih melakukan pembahasan lebih lanjut.
"Untuk BBM yang nonsubsidi sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU, SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Jadi artinya harga masih tetap sama," sambungnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar terkait kenaikan harga BBM jika bukan berasal dari sumber resmi pemerintah.
"Selain dari sumber informasi dari pemerintah saya mohon agar kita juga harus lebih cerdas dalam mengelola informasi. Tujuannya apa? Agar kita tetap stabil," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: