Menanggapi fenomena tersebut, peneliti politik dan media Buni Yani mengingatkan publik tidak mudah tertipu dengan gaya politik Jokowi.
"Jangan tertipu. Orang-orang yang datang ke rumah Mulyono di Solo itu dimobilisasi. Tidak organik. Seolah dia dicintai rakyat," tulis Buni Yani melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Jumat 27 Maret 2026.
Menurut Buni Yani, mobilisasi warga tersebut merupakan upaya untuk tetap menjaga perhatian publik setelah Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Informasi yang diperoleh, sejak hari pertama Lebaran Idulfitri pada Sabtu 21 Maret 2026, warga yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai memadati kediaman Jokowi.
Selain warga, ada sejumlah pejabat hingga tokoh nasional juga mengunjungi kediaman Jokowi.
Antara lain Ketua Relawan Projo Budi Arie Setiadi, mantan Kepala Presidential Communication Office (PJO) Hasan Nasbi, dan Staf Khusus Wapres, Tina Talisa dan Suwardi.
BERITA TERKAIT: