Peninjauan dilakukan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada pukul 01.00 hingga 02.00 WIB.
“Tadi jam 1 malam diajak Pak Menhub mengecek puncak arus balik di Terminal Pulo Gebang. Alhamdulillah, setelah tanya-tanya langsung ke para pemudik di bus, mereka sampaikan di perjalanan lancar dan nyaman,” kata Teddy.
Pemerintah, kata Teddy menargetkan penyelenggaraan arus mudik dan balik tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut ditopang oleh sinergi berbagai pihak dalam mengelola tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
“Tentunya, hal ini didukung oleh sinergi kuat antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Pemda, serta seluruh instansi terkait dalam mengelola tingginya mobilitas masyarakat,” tambahnya.
Menurut Teddy, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi gelombang kedua arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026.
Sejumlah kebijakan disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas seperti one way situasional, pengaturan rest area, hingga pembatasan kendaraan angkutan barang.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan insentif berupa diskon tarif tol serta penyediaan ribuan bus mudik gratis bagi masyarakat.
Langkah-langkah tersebut, sambung Teddy menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman sekaligus menjaga arus balik Lebaran 2026 tetap terkendali.
BERITA TERKAIT: