Kabar itu diungkap oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai menghadiri rapat dengan Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Nasaruddin mengatakan rencana pembayaran zakat bagi Presiden dan para pejabat pemerintah sudah dibicarakan dan akan dijadwalkan pelaksanaannya di Istana Negara.
“Kami juga membicarakan tentang pembayaran zakat untuk Bapak Presiden beserta para pejabatnya itu juga kita akan jadwalkan di Istana Negara. Saya kira cukup,” ujar Nasaruddin.
Tradisi pembayaran zakat oleh Presiden dan jajaran kabinet tahun lalu dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam sebuah acara resmi di Istana Negara pada Kamis, 27 Maret 2025.
Saat itu, Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan para menteri Kabinet Merah Putih menyerahkan zakat fitrah melalui Baznas dalam sebuah seremoni resmi.
Dalam sambutannya saat itu, Prabowo menyebut zakat sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT sekaligus wujud gotong royong untuk membantu sesama.
"Berzakat adalah cerminan dari sikap gotong royong zakat dan upaya mengurangi ketimpangan sosial zakat adalah manifestasi dari keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan," kata Prabowo.
Presiden RI itu juga berharap zakat fitrah yang ditunaikan dapat menyempurnakan ibadah selama bulan Ramadan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah ramadhan kita serta meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," tambahnya.
BERITA TERKAIT: