Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Rabu, 25 Februari 2026, 17:11 WIB
Legislator PDIP Minta Tukang Ojek Pandeglang Dibebaskan dari Tuntutan Hukum
Anggota DPR Dapil Banten I dari Fraksi PDIP, Bonnie Triyana. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
rmol news logo Penetapan tersangka terhadap tukang ojek pangkalan (opang) asal Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Al Amin Maksum (32), disorot Anggota DPR Dapil Banten I dari Fraksi PDIP, Bonnie Triyana.

Amin ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kelalaian dalam berkendara setelah insiden kecelakaan yang menewaskan penumpangnya, Khairi Rafi, siswa SDN 1 Pandeglang.

Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan Gardu Tanjak, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, pada Selasa, 27 Januari 2026. Saat itu, Amin tengah mengantar korban pulang sekolah.

Berdasarkan kronologi, sepeda motor yang dikendarai Amin terjatuh saat berupaya menghindari jalan berlubang. Akibatnya, tubuh korban terpental ke badan jalan dan terlindas ambulans siaga desa yang melaju dari arah bersamaan.

Menanggapi kasus tersebut, Bonnie menilai pengemudi ojek tidak sepatutnya dipidanakan, mengingat akar persoalan terletak pada kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah.

“Kalau kita lihat atau baca kronologis kejadiannya maka asal-usul penyebab kecelakaan itu, akibat jalan rusak. Karena jalan rusak kemudian terjadi kecelakaan yang menyebabkan ada orang tewas. Jadi ya tidak bisa dipidana dong si pengemudi ojeknya,” ujar Bonnie saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Februari 2026.

Bonnie menegaskan, apabila pengemudi tetap diproses secara pidana, maka hal itu berpotensi mencederai rasa keadilan di tengah masyarakat.

“Ketika dia dipidana atau murni kesalahan dia, artinya kan ini satu tindakan yang tidak memenuhi rasa keadilan lah seperti itu,” tegasnya.

Meski perkara tersebut telah bergulir ke meja persidangan, Bonnie berharap aparat penegak hukum dapat mempertimbangkan aspek keadilan secara lebih mendalam.

“Saya hanya berharap dan menyerukan kepada para penegak hukum untuk membuka hati nuraninya di bulan puasa ini supaya dia dibebaskan dari segala macam tuntutan,” ucap Anggota Komisi X DPR ini.

Lebih jauh, Bonnie juga menyoroti persoalan jalan rusak di wilayah Pandeglang yang menurutnya telah lama menjadi keluhan masyarakat. 

Ia menyebut kondisi infrastruktur di daerah pemilihannya itu memang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Keluhan atas jalan rusak di Dapil saya, di kampung halaman saya sendiri, di Pandeglang khususnya, itu memang keluhan yang sudah marak. Jadi saya pikir itu peringatan lah buat pemangku kebijakan, buat kepala daerah di sana. Seperti itu ya,” pungkasnya.rmol news logo article


Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA