Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam ucapan selamat kepada seluruh masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Menurutnya, Imlek adalah perayaan budaya sekaligus perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merawat kemajemukan dan memperjuangkan nilai-nilai kebebasan serta kesetaraan.
Wakil Ketua Umum PAN ini menjelaskan, Imlek yang kini dirayakan secara terbuka, dan diakui sebagai bagian dari hari besar nasional merupakan buah dari perjuangan panjang reformasi.
"Reformasi 1998 membuka ruang kebebasan sipil, memulihkan hak-hak budaya, serta memperkuat komitmen negara terhadap prinsip inklusivitas," ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Rabu 18 Februari 2026.
Kata Eddy, perayaan Imlek hari ini adalah simbol kematangan demokrasi. Indonesia terus belajar dari sejarah dan memilih untuk meneguhkan diri sebagai bangsa yang menghargai keberagaman.
"Dengan menjunjung tinggi toleransi, dan memberi ruang yang sama kepada seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan," lanjutnya.
Dia berharap Imlek menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di atas keberagaman.
"Persatuan menjadi modal penting di tengah di tengah dinamika global mulai dari ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, hingga disrupsi teknologi," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: