Dalam pertemuan tersebut, hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani; dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetio Hadi.
Diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan tersebut membahas arah kebijakan dalam dan luar negeri harus mengutamakan penguatan ekonomi dalam negeri.
"Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapa pun, khususnya dalam waktu dekat dengan AS adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," kata Teddy dikutip dari Instagram Setkab.
Prabowo juga menginginkan agar setiap perundingan harus benar-benar meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat rantai pasok industri.
"Presiden Prabowo juga menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia," tutup Teddy.
BERITA TERKAIT: