Apresiasi disampaikan atas keberhasilan aparat dalam melakukan evakuasi korban serta memulihkan situasi keamanan pasca kejadian.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Polri yang terus membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Papua yang telah menangani kasus penembakan dua pilot oleh kelompok bersenjata,” kata Djamari dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di The Krakatau Grand Ballroom, Kompleks TMII, Jakarta Timur, Kamis, 12 Februari 2026.
Djamari mengungkap sejak menerima laporan awal pihaknya langsung memberikan perhatian serius terhadap perkembangan situasi di lapangan. Berbagai langkah koordinatif segera dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan yang dapat membahayakan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kesempatan itu, Menko Polkam juga menyampaikan duka cita mendalam serta simpati kepada keluarga korban. Ia menegaskan negara akan selalu hadir untuk menjamin keselamatan dan keamanan seluruh warga negara.
Sebelumnya, pesawat milik Smart Aviation ditembaki saat baru mendarat di Bandara Koroway, Rabu, 11 Februari 2026. Pesawat jenis Cessna Caravan tersebut dipiloti Egon Erawan bersama co-pilot Baskoro.
Keduanya dilaporkan tewas setelah berusaha menyelamatkan diri ke hutan namun ditangkap dan dieksekusi oleh pelaku. Selain menimbulkan korban jiwa, insiden itu juga menyebabkan kerusakan pada pesawat, di antaranya kaca jendela sisi kanan pecah dan kebocoran pada tangki avtur.
BERITA TERKAIT: