Buntut Ekonomi Lesu, Segera Reshuffle Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 04 April 2025, 08:25 WIB
Buntut Ekonomi Lesu, Segera <i>Reshuffle</i> Kabinet
Kabinet Merah Putih/Ist
rmol news logo Wacana reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat di tengah sorotan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto.

Pengamat politik, Andi Yusran menilai perombakan jajaran menteri, khususnya yang membidangi sektor ekonomi, menjadi langkah yang mendesak bagi Presiden Prabowo Subianto.

"Defisit APBN, merosotnya penerimaan pajak serta menurunnya produktifitas sektor riil adalah parameter pentingnya reshuffle kabinet," kata Andi kepada RMOL, Jumat 4 April 2025.

Selain reshuffle, Andi juga menyoroti struktur kabinet yang dinilai terlalu gemuk. Menurutnya, kabinet dengan jumlah menteri yang besar tidak serta-merta meningkatkan kinerja pemerintahan.

"Kabinet tambun justru menjadi beban bagi keuangan negara," tegas analis politik Universitas Nasional itu.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pembantu Presiden Prabowo dikritik karena kebijakan yang tidak efektif serta cara berkomunikasi yang justru menimbulkan polemik di masyarakat. 

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana terkait kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. 

Namun, kondisi ekonomi yang kurang menggembirakan bisa menjadi faktor yang mendorong Prabowo untuk segera mengambil keputusan besar terkait komposisi pemerintahannya.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA