Eddy menilai, inisiatif Didit untuk bertemu tokoh-tokoh bangsa termasuk Megawati dapat meneduhkan dinamika politik.
“Inisiatif Mas Didit bertemu Bu Mega menunjukkan bahwa di atas perbedaan dan dinamika politik, pada akhirnya yang menyatukan semua adalah Merah Putih,” kata Eddy kepada wartawan, Kamis 3 April 2025.
“Momentumnya juga tepat di hari Lebaran untuk meneduhkan dinamika politik sekaligus menjadikan keberagaman sebagai kekuatan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Eddy pun mendukung komitmen Presiden Prabowo untuk merangkul berbagai komponen bangsa dalam usaha mencapai target pembangunan dan khususnya pertumbuhan ekonomi 8 persen.
"Jadi bukan soal koalisi atau oposisi, tapi bentuk saling mendukung dalam kebijakan pemerintah yang pro rakyat dan
on the track untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan," kata Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN ini.
Eddy juga mengapresiasi langkah Didit yang bisa diterima oleh semua pihak sebagai representasi yang melampaui perbedaan-perbedaan politik.
"Kalau situasi politiknya stabil, demokrasi berkualitas, dan pertumbuhan ekonomi terus naik, maka pada akhirnya rakyat yang diuntungkan dengan kesejahteraan yang semoga terus meningkat," pungkasnya.
Didit Hediprasetyo menyambangi Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, dalam momen Idulfitri di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin, 31 Maret 2025.
Usai dari rumah Megawati, Didit langsung ke Solo untuk menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Kepada wartawan, Didit menyebut tujuannya menemui Jokowi adalah silaturahmi dalam momen Lebaran.
BERITA TERKAIT: