Pesan itu disampaikan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam rangkaian agenda MPR Goes to Campus di Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.
"Dampak perubahan iklim ini semakin terlihat di depan kita. Banjir, hujan deras dan ekstrem hingga kemarau berkepanjangan adalah di antara dampak perubahan iklim yang semakin terasa," kata Eddy dalam keterangan tertulis, Rabu 19 Maret 2025.
Eddy bersyukur karena mahasiswa, dosen, peneliti hingga guru besar antusias memberikan berbagai ide dan masukan kebijakan untuk menyelamatkan lingkungan sekaligus wujudkan ketahanan energi.
"Selama kami menggelar MPR Goes to Campus ini sudah banyak sekali masukan kebijakan yang research based dari guru besar, peneliti, akademisi dan dosen tentang upaya mewujudkan ketahanan energi," tuturnya.
"Kedua, saya bersyukur mahasiswa sangat peduli dan pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan sangat baik dan substantif," imbuhnya.
Wakil Ketua Umum PAN itu menekankan Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mencapai 3.700 GW, yang harus dioptimalkan guna mengurangi ketergantungan pada energi impor.
"Di kampus ke kampus kami sampaikan bahwa transisi energi menjadi langkah strategis untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: