Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Mamun Murod menegaskan bahwa sistem politik itu harus dibenahi melalui revisi undang-undang.
“Selama ini kita mengkritik habis pemilu di Indonesia. Apakah pemilu legislatif maupun pemilu eksekutif, Pilpres Pilkada dan turunannya itu yang berbiaya mahal dan sangat liberal. Saya ingin mengatakan bahwa hulu persoalan yang ada di Indonesia ini itu sesungguhnya ada di politik,” ungkap Mamun dalam seminar bertajuk ‘Urgensi Revisi UU Pemilu: Penataan Desain Keserentakan Pemilu dan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemilu’ yang digelar di Kampus UMJ, Cirendeu, Tangerang Selatan pada Jumat, 14 Maret 2025.
Oleh karena itu, Mamun Murod menilai bahwa perubahan dalam sistem politik sangat penting untuk meminimalisir dampak negatif yang muncul dari pelaksanaan pemilu yang mahal dan seringkali menyisakan masalah.
“Maka tentu saya yakin apalagi Wamendagri-nya (Bima Aria) adalah seorang akademisi, tidak tahu NID-nya tercatat di Paramadina atau tidak hehe, sebagai akademisi itu saya yakin masih punya semangat yang sama,” pungkasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: