Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan, setelah melalui perjuangan politik yang cukup panjang, berliku dan mendaki, akhirnya Ketua Umum Partai Gerindra itu memenangkan Pilpres.
"Jalan Prabowo menjadi orang nomor satu di republik ini terbilang heroik," kata Adi lewat keterangan resminya, Rabu 1 Januari 2025.
Sejak 2004 Prabowo sudah bermimpi menjadi presiden melalui konvensi Golkar. Meski kalah konvensi, mantan Danjen Kopassus ini lalu mendirikan Partai Gerindra pada 2008 sebagai kendaraan politik maju Pilpres 2009 bersama Megawati Soekarnoputri.
"Tetapi kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla," sambungnya.
Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu melanjutkan, Prabowo kembali kalah di Pilpres 2014 dan 2019 dari Joko Widodo alias Jokowi.
Slogan tentara tak pernah mati sangat melekat pada sosok Prabowo. Butuh 20 tahun bagi mantan Menteri Pertahanan ini untuk tampil sebagai pemenang.
"Prabowo membuktikan bahwa tidak ada kematian abadi dalam politik," pungkas Adi.
BERITA TERKAIT: