Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo disambut Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou serta regu jajar kehormatan sebagai bentuk penghormatan kenegaraan.
Tidak hanya itu, kunjungan Presiden Prabowo di Prancis turut disambut penuh antusias oleh ratusan warga negara Indonesia yang telah menunggu sejak pagi hari di hotel tempat Kepala Negara menginap.
Menurut laporan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, kedatangan Presiden menandai dimulainya rangkaian kunjungan kenegaraan resmi ke Prancis yang telah dijadwalkan sejak tahun lalu.
“Ketibaan ini menandai dimulainya rangkaian state visit (kunjungan resmi kenegaraan) Presiden Prabowo di Prancis, yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” tulis Seskab dalam keterangan resmi.
Kunjungan kenegaraan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Prancis yang selama ini terjalin di berbagai sektor.
Menurut Teddy, kedua negara saat ini memiliki sejumlah kerja sama penting yang terus berkembang dan membutuhkan penguatan pada level kepemimpinan.
“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” kata dia.
Lebih lanjut, Teddy menilai hubungan Indonesia dan Prancis memiliki nilai strategis dalam konteks geopolitik dan ekonomi global karena saling melengkapi sebagai penghubung kawasan.
“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia-khususnya Asia Tenggara-menuju kawasan Eropa,” paparnya.
BERITA TERKAIT: