Bambang Haryo Tinjau Pembangunan Terminal Internasional Bimoku

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Kamis, 10 Oktober 2024, 06:50 WIB
Bambang Haryo Tinjau Pembangunan Terminal Internasional Bimoku
Bambang Haryo Soekartono (kanan) bersama Fary Djemy Francis (tengah)/Ist
rmol news logo Anggota DPR terpilih 2024-2029 Bambang Haryo Soekartono turut meninjau perkembangan pembangunan Terminal Internasional Tipe A Bimoku saat melakukan kunjungan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bambang Haryo yang juga pemerhati transportasi itu menyampaikan beberapa masukan terkait pembangunan tersebut.   

“Pada saat saya di Kota Kupang, saya menyempatkan hadir di Terminal Internasional Tipe A Bimoku. Terminal ini adalah terminal yang dibangun dan dikelola oleh Kementerian Perhubungan dan saat ini sedang dalam penyempurnaan pembangunan yang diharapkan selesai pada akhir bulan Oktober,” ujar BHS akrab disapa dikutip RMOL dari Instagram pribadinya, Kamis, 10 Oktober 2024.

Lanjut dia, terminal ini untuk memfasilitasi transportasi massal (bus) antar negara dari Terminal Bimoku Kupang menuju ke Dili. Terminal ini sekaligus menampung bus antar kabupaten yang saat ini berjumlah 80 buah sebagai feeder menuju ke kota-kota yang ada di wilayah Timor sebelah barat (Indonesia).

“Saya menyampaikan bila terminal ini menjadi terminal internasional harus dilengkapi dengan standarisasi internasional yang saat ini masih belum ada, yaitu: (1) Harus mempunyai ruang tunggu internasional yang steril; (2) Dilengkapi dengan alat deteksi x-ray untuk barang penumpang; (3) Papan informasi digital yang menunjukkan jadwal keberangkatan dan ketibaan bus internasional; (4) Papan informasi mengenai jadwal konektivitas bus (feeder) antar kota di wilayah Indonesia; (5) Dipasang Sprinkler untuk mencegah kebakaran; (6) Loket bus internasional tersendiri; dan (7) Dilengkapi juga adanya petugas informasi internasional yang paham terhadap operasional bus internasional, kepabeanan, keimigrasian, pengkarantinaan baik hewan maupun tumbuh-tumbuhan,” beber Anggota Dewan Pakar Gerindra tersebut.

“Saya melihat luasan parkir bus feeder yang nantinya ada sekitar minimum 40 buah masuk ke terminal tersebut lahan parkir terminal sangat kurang untuk menampung juga bis internasional Indonesia yang berjumlah 5 buah dan bus internasional Timor Leste yang berjumlah 5 buah serta menampung kendaraan penjemput dalam kota Kupang. Ini semua harus diantisipasi agar bisa memberikan kenyamanan maksimal di terminal internasional tersebut,” tambahnya.

Saat kunjungan tersebut, BHS juga bertemu dengan mantan Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis yang juga berasal dari Fraksi Gerindra.

“Beliau (Fary) menginginkan terminal tersebut diresmikan oleh Bapak Prabowo Subianto Presiden Terpilih tahun 2024-2029. Semoga terealisasi dan lancar dalam persiapan dan pelaksanaannya,” pungkas BHS. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA