Oleh karena itu, saat ini Gerindra Karanganyar terus menggodog sejumlah nama yang akan diusung di Pilkada Karanganyar untuk posisi wakil bupati. Hanya saja, siapa nama kader-kader tersebut, Gerindra masih enggan mengungkapnya.
"Sejumlah nama kader internal tersebut sudah kami ajukan. Ada tiga nama," papar Ketua DPC Partai Gerindra Karanganyar, Adhe Elianan, dikutip
RMOLJateng. Sabtu (6/7).
Awalnya Partai Gerindra berharap bisa mengusung bakal calon sendiri namun dengan pertimbangan tertentu, utamanya perolehan hasil kursi saat pileg lalu tidak memenuhi untuk mengusung bakal calon sendiri.
Hasil pileg lalu Gerindra hanya memperoleh 4 kursi, sehingga untuk mengusung calon bupati atau wakilnya dalam pilkada mendatang harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat minimal pencalonan yakni 9 kursi.
"Posisi sebagai bakal calon wakil bupati sangat realistis mengingat jumlah kursi partai Gerindra Karanganyar mengharuskan kita untuk berkoalisi dengan partai lain," terang Adhe.
Terkait siapa nanti dari beberapa nama yang telah diajukan merupakan kewenangan dari DPP Partai Gerindra. Namun pihaknya menegaskan jika kader yang diajukan merupakan kader asli dari partai Gerindra.
"Kita bermunajah kepada Allah SWT kita akan mencalonkan salah satu kader terbaik kita menjadi calon wakil bupati dalam Pilkada Karanganyar. Dan saya pastikan bukan kader naturalisasi," tandasnya.
BERITA TERKAIT: