“Untuk layanan akomodasi, disiapkan kamar bagi jemaah haji yang tidak langsung pulang ke rumah (menunggu jemputan keluarga)," kata anggota Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda, lewat keterangan resmi, Minggu (23/6).
Asrama haji juga menyiapkan bus untuk membawa jemaah dari bandara ke asrama haji, truk untuk membawa bagasi jemaah haji, dan layanan ambulans serta minibus untuk membawa jemaah sakit, Lansia, atau disabilitas.
"Jemaah juga bisa menginap selama satu malam di asrama haji, bila diperlukan. Mereka juga mendapat snack selamat datang begitu tiba di asrama haji,” tambahnya.
Secara bertahap, jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang pertama diantar dari Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, lalu diterbangkan ke Tanah Air.
Fase ini akan berlangsung sampai 3 Juli 2024.
Sedangkan jemaah yang berangkat pada gelombang kedua mulai bergeser dari Makkah ke Madinah pada 26 Juni 2024.
Secara bertahap mereka akan pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, mulai 4 Juli 2024.
BERITA TERKAIT: