Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Hadapi Kemarau Kering, Emil Salim Sarankan Desalinasi Air Laut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 26 Maret 2023, 14:48 WIB
Hadapi Kemarau Kering, Emil Salim Sarankan Desalinasi Air Laut
Emil Salim/Net
rmol news logo Puncak musim hujan di tanah air ini diprediksi akan berlangsung hingga Mei 2023. Selanjutnya musim kemarau akan datang lebih kering dibanding biasanya.

Oleh sebab itu, Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup era Presiden Soeharto, Emil Salim, menyarankan  agar embung dan waduk disiapkan sebagai cadangan air minum menghadapi musim kemarau akan datang.

"Dan mengurangi potensi banjir rob di musim hujan akan datang," kata Emil seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL melalui akun Twitter miliknya, Minggu (26/3).

Selain itu, perlu diusahakan pula sekarang ini teknik dan cara-cara menampung atau menyimpan air hujan agar tidak terbuang dan bisa digunakan di musim kemarau.

"Karena air tawar di masa perubahan iklim akan menjadi langka maka perlu dikembangkan berbagai teknologi, desalinasi air laut menjadi air tawar dengan belajar praktiknya di negara lain," pungkasnya.

Sementara itu, BMKG terus bekerja sama  dengan sektor-sektor yang dapat terdampak oleh kekeringan, dengan memberikan informasi update reguler mengenai perkembangan iklim maupun bersama-sama menetapkan langkah-langkah mitigasinya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA