Pasalnya, rencana deklarasi Koalisi Perubahan (Nasdem-PKS-Demokrat) disebut-sebut bakal bubar sehingga Nasdem tidak cukup presidential threshold (PT) 20 persen untuk mengusung Anies sebagai capres.
Adalah mantan politikus senior Partai Nasdem Zulfan Lindan membocorkan skenario pembatalan pencapresan Anies Baswedan usai Luhut Binsar Pandjaitan dan Surya Paloh bertemu di London akhir 2022 lalu.
Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menegaskan mantan Gubernur DKI Jakarta itu secara resmi telah diusung oleh Partai Nasdem sebagai bakal capres (bacapres). Sehingga, spekulasi tersebut terbantahkan dengan sendirinya.
“Kami sudah deklarasi Mas Anies. Kalau sudah deklarasi berarti proses penjegalan itu terbantahkan,†tegas Willy kepada wartawan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (25/1).
Menurut Willy, saat ini pihaknya masih menunggu momentum yang pas untuk deklarasi bersama Partai Demokrat dan PKS.
“Poinnya adalah momentum deklarasi saja,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: