Menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, ketegasan Megawati terhadap kader PDIP sudah sangat tepat untuk menghindari konflik.
Pasalnya, kata dia, di internal partai belambang banteng itu sendiri kini muncul dua kubu yaitu pendukung Ganjar Pranowo dan pendukung Puan Maharani.
"Permintaan Megawati itu kiranya tepat bila para relawan Puan Maharani atau Ganjar Pranowo yang dimaksud Megawati adalah para kader PDIP,†kata Jamiluddin kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/10).
Menurutnya, Megawati perlu memberikan sanksi kepada para kader yang menggerakkan relawan untuk melakukan manuver menjatuhkan citra sesama kader banteng.
"Sebab para kader PDIP masih dalam kendali Ketua Umum Megawati, bahkan berhak memberi saksi,†tutupnya.
Megawati sempat memberikan peringatan keras melalui surat peringatan keras DPP PDIP ke 'Dewan Kolonel' tertanggal 5 Oktober 2022 tertulis 'PERINGATAN KERAS DAN TERAKHIR'. PDIP menegaskan kalau pembentukan Dewan Kolonel itu tidak ada dalam AD/ART partai.
BERITA TERKAIT: