Bertemu Jokowi di Istana, Mardiono Pastikan PPP Solid dan Siap Konsolidasi Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 10 Oktober 2022, 16:33 WIB
Bertemu Jokowi di Istana, Mardiono Pastikan PPP Solid dan Siap Konsolidasi Nasional
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono/Net
rmol news logo Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menghadap Presiden Joko Widodo di Istana NEgara, Jakarta, Senin (10/10).

Selain untuk meminta arahan terkait statusnya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), kata Mardiono, Jokowi juga menanyakan mengenai kondisi internal PPP.

"Memang tadi juga Bapak Presiden sempat menyinggung 'Gimana PPP?'. (Mardiono jawab) 'Sekarang baik, solid, Bapak Presiden'. Tapi memang cuma sebatas itu saja," kata Mardiono kepada wartawan.

Disamping terjaganya soliditas, Mardiono kepada Jokowi juga menyampaikan rencana konsolidasi PPP di tingkat nasional.

"Alhamdulillah PPP setelah kami konsolidasi dan saya sudah mendapat hampir 20 provinsi tinggal sisa lagi 14 provinsi, kami akan selesaikan konsolidasi di tingkat nasional," katanya.

Mardiono juga menjelaskan soal posisi mantan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfadi PPP. Dia menjelaskan pembahasan di internal partai masih dilakukan. Namun pada prinsipnya, Mardiono mengatakan Suharso adalah mentor sekaligus guru bagi dirinya.

"Bahwa kemudian terdapat pergeseran pergantian kepemimpinan, ini sesungguhnya merupakan bentuk kebutuhan organisasi saja. Karena sementara ini beliau (Suharso) sedang sibuk, dan juga beliau sering meninggalkan Tanah Air. Nah sehingga ini mungkin bagian dari pembagian tugas," tuturnya.

Soal jabatannya saat ini sebagai anggota Wantimpres. Mardiono bakal terus menyelesaikan tugas sebagai Wantimpres sebelum mengajukan pengunduran diri.

"Sebagaimana yang sudah berjalan kami jalankan. Saat ini kami jadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden juga masih menjalankan tugas, tapi nanti sampai batas akhir waktu 3 bulan ini kami harus mengundurkan diri," demikian Mardiono. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA