Setidaknya, anggaran sebesar Rp 10 miliar dialokasikan untuk membayar bunga pinjaman UMKM. Program pinjaman tanpa bunga tersebut disubsidi oleh pemerintah.
"Kita alokasikan Rp 10 miliar untuk membantu UMKM membayar bunga pinjaman di bank," kata Kepala Bappeda Bandar Lampung, Khaidarmansah, dikutip
Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (28/8).
Menurutnya, dana Rp 10 miliar tersebut telah disalurkan secara bertahap ke Bank Mandiri. Namun, karena terkendala administrasi belum ada UMKM yang meminjam ke Bank Mandiri.
"Tahap pertama Rp 250 juta sudah ditempatkan di Bank Mandiri dan belum digunakan," terangnya.
Rumitnya administrasi di Bank Mandiri, kata Khaidarmansah, Pemkot Bandar Lampung beralih ke BNI untuk membantu merealisasikan program pinjaman tanpa bunga.
"BI checking menjadi kendala. Mudah-mudahan di bank BNI berjalan lancar. Tahap pertama ini ada alokasi 80 UMKM bisa meminjam uang," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: