Soal Gorden Rp 43,5 Miliar, Dimyati Natakusumah: Semua Digodog di BURT, Tidak Ujug-ujug

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 09 Mei 2022, 15:42 WIB
Soal Gorden Rp 43,5 Miliar, Dimyati Natakusumah: Semua Digodog di BURT, Tidak Ujug-ujug
Wakil Ketua BURT DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah/Net
rmol news logo Anggaran untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR RI sudah dibahas dan disusun di Badan Urusan Rumah Tangga (BURT).

Sebab, seluruh anggaran DPR RI hingga kebutuhan Kesekjenan DPR dibahas dan disusun di BURT. Termasuk anggaran pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR RI.

Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua BURT DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/5).

"Semua digodog di BURT untuk anggaran DPR. Tidak bisa ujug ujug," kata Dimyati.

"Tapi terkait mekanisme pengadaan itu bebas dan mandiri pimpinan dan anggota DPR apalagi BURT tidak bisa intervensi dan ikut campur," imbuhnya menegaskan.

Meski begitu, kata Dimyati, besaran anggaran untuk pengadaan gorden anggota DPR RI yang dimenangkan oleh penawar harga tertinggi seharga Rp 43,5 miliar tersebut yang pelu dicek dan dipelajari.

"Besaran itu yang perlu dicek dan dipelajari," kata dia.

Atas dasar itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan bahwa pihaknya akan meminta BPK RI untuk melakukan audit terkait besaran harga dan pengadaan gorden anggota DPR tersebut.

Menurutnya, BURT akan memutuskan apakah tender itu bisa dilanjutkan atau tidak.

"Saya akan minta inspektorat utama dan BPK untuk audit segera terkait harga dan pengadaannya baru BURT akan memutuskan lanjut atau tidak dan di cek ada berapa yang ikut lelang dan kenapa yang dibawahnya tidak memenuhi syarat," katanya.

Sementara, Ketua BURT DPR RI, Agung Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan memanggil Sekjen DPR RI Indra Iskandar pada masa sidang mendatang terkait hal ini. Meski, Agung tak merinci apa maksud pemanggilan tersebut.

"Setelah reses BURT akan panggil Sekjen," kata Agung, Minggu (8/5).

Tender gorden rumah dinas anggota DPR dimenangkan oleh penawar harga tertinggi seharga Rp 43,5 miliar. Pemenang tender ini yakni PT Bertiga Mitra Solusi beralamat di kawasan Green Lake City, Tangerang, Banten.

Setjen DPR RI menyediakan pagu anggaran sebesar Rp 48,7 miliar dan menggelar lelang tender untuk pengadaan gorden bagi 505 unit rumah jabatan anggota DPR di Kalibata. Alokasi set gorden sekitar Rp 90 juta per rumah.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA