Wakil Ketua Baleg DPR, Willy Aditya mengatakan, hasil riset IPC penting sebagai bentuk kritik atas kinerja DPR RI yang selama ini mewakili suara rakyat.
"DPR memang harus terus dikritik secara terbuka biar tidak bebal demokrasi. Kita semakin maju, demokrasi semakin matang, itu si catatan saya,†ucap Willy dalam acara diskusi daring IPC yang digelar secara daring, Jumat (25/2).
Legislator Fraksi Nasdem DPR ini menambahkan, Indonesia memiliki cacat demokrasi yang tidak bisa memuaskan semua orang.
“Udah hukum bawaannya itu
disable concept, ini kan bukan demokrasi
athenians,
everybody bisa terlibat secara
directly. Itu yang harus dilihat," kritiknya.
Ia menekankan, DPR RI harus terbuka dengan publik. Sebagai tim anggota reformasi parlemen, pihaknya sudah berulang kali membangun demokrasi.
"Bahkan dibangun terakhir sejak Pak Azis (mantan Wakil Ketua DPR RI) tidak aktif, saya minta ketuanya segera diganti," tandasnya.
BERITA TERKAIT: