Hal tersebut dikatakan Ketua Yayasan Erick Thohir yang juga menjabat Menteri BUMN Erick Thohir, saat mendatangi "bank sampah" di Kampung Salo, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat.
Di bank sampah tersebut, pengelola membeli barang bekas dari warga. Kemudian, warga dipersilakan menerima hasil pemberian barang bekasnya secara tunai ataupun ditabung.
"Luar biasa ini. Jadi warga semua di sekitar sini punya buku tabungan," ujar Erick dalam keterangan tertulis, Rabu (8/2).
Saat berbincang dengan Juju, salah satu pengelola bank sampah, Erick Thohir memberikan saran agar para pengelola aktif mensosialisasikan pada warga untuk memilih menabungkan sampah.
"Dibilang 'ayo nabung'. Bagus juga kalau mulai diajarin menabung," kata Erick.
Pada kunjungannya ini, Erick membawa beberapa kardus bekas yang saat ditimbang berbobot 3 kilogram. Dia pun memilih menabungkannya, sehingga memiliki buku tabungan yang sama dengan masyarakat.
Erick juga memberikan bantuan berupa timbangan digital. Sebab, timbangan yang ada masih berbentuk gantungan, sehingga menyulitkan para pengelola yang sebagian besar ibu-ibu.
BERITA TERKAIT: